Ceylon coffee
Di tengah keragaman warisan kopi Indonesia, Kopi Ceylon dari Makassar menonjol sebagai salah satu jejak sejarah yang unik. Bermula dari biji kopi jenis Coffea liberica yang dibawa ke Sulawesi Selatan pada masa kolonial Belanda melalui Ceylon (kini Sri Lanka), kopi ini telah mengakar kuat di tanah Makassar, menjadi simbol cita rasa lokal yang khas dan bagian tak terpisahkan dari narasi panjang kehadiran kopi di Nusantara.
Jl. Sultan Hasanuddin No.28, RT.001/RW.01, Sawerigading, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90112, Indonesia
Kopi Ceylon menonjol dengan kualitas biji kopi premium asal Sri Lanka yang diolah secara cermat, menawarkan cita rasa kompleks dan aroma yang khas serta mengesankan. Lokasinya yang strategis di Jl. Sultan Hasanuddin No.28, RT.001/RW.01, Sawerigading, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar, memudahkan akses pelanggan, didukung oleh layanan yang profesional dan pengetahuan mendalam tentang produk bagi para pecinta kopi yang mencari pengalaman autentik dan berkualitas tinggi.
| Minggu | 08.00โ22.00 |
| Senin | 08.00โ22.00 |
| Selasa | 08.00โ22.00 |
| Rabu | 08.00โ22.00 |
| Kamis | 08.00โ22.00 |
| Jumat | 08.00โ22.00 |
| Sabtu | 08.00โ22.00 |
Informasi selengkapnya
Apa Itu Kopi Ceylon dalam Konteks Kopi Indonesia?
Kopi Ceylon merujuk pada kopi yang berasal dari Sri Lanka (dulu bernama Ceylon), sebuah negara penghasil kopi terkenal di masa lalu. Dalam konteks Kopi Indonesia, istilah ini sering muncul dalam diskusi sejarah perdagangan kopi atau sebagai perbandingan dengan varietas lokal seperti Arabika dan Robusta asal Jawa, Sumatera, atau Sulawesi, meskipun produknya sendiri bukanlah biji asli Indonesia.
Bagaimana Kopi Ceylon Berbeda dengan Kopi Khas Indonesia?
Perbedaan utama terletak pada profil rasa dan aspek geografis. Kopi Ceylon, terutama dari varietas Robusta, dikenal dengan rasa lebih kuat dan pahit. Sementara kopi Indonesia, seperti Toraja, Mandheling, atau Kintamani, sangat dihargai karena kompleksitas rasa-nya yang unik โ mulai dari earthy dan spicy hingga floral dan fruity โ yang dipengaruhi oleh iklim tropis, tanah vulkanik, dan teknik pengolahan tradisional.
Apakah Ada Hubungan Sejarah antara Kopi Ceylon dan Kopi Indonesia?
Ya, hubungan sejarahnya erat terkait masa kolonial Belanda. Pada abad ke-19, wabah penyakit karat daun (Hemileia vastatrix) menghancurkan perkebunan kopi Ceylon, mendorong Belanda untuk mengalihkan fokus investasi dan budidaya kopi secara besar-besaran ke Hindia Belanda (sekarang Indonesia). Peristiwa ini turut mempercepat perkembangan industri kopi Indonesia menjadi salah satu produsen utama dunia.
Di Mana Saya Bisa Menemukan Kopi Ceylon di Indonesia?
Kopi Ceylon asli jarang ditemukan secara luas di Indonesia sebagai produk utama. Namun, beberapa kedai kopi spesialti atau toko biji kopi impor di kota besar mungkin menyediakannya sebagai bagian dari koleksi mereka untuk penikmat kopi yang ingin mencoba rasa berbeda. Fokus pasar kopi Indonesia tetap pada produk lokal unggulan yang ditawarkan oleh berbagai warung kopi tradisional hingga kafe modern di seluruh negeri.